Sabtu, 30 Maret 2013

Memek Gatal

By Cerita Galau | At 06.20 | Label : | 1 Comments
Cerita Sek Dengan Yuna Pembantuku Yang Semok, Hai aku Ryan (ga asli yach), aku kerja di perusahaan swasta semarang. Usiaku 37tahun dan belum menikah.aku suka berpetualang didunia lendir ( JAJAN ) hehehe...( ini adalah pengalaman saya pribadi lho )...
karena aku tinggal sendiri dan sibuk bekerja serta sering pulang malam maka aku memutuskan untuk mencari pembantu rumah agar rumahku selalu bersih dan nyaman....
maka dari pada itu aku pun pergi ke agen penyalur pembantu disemarang untuk memilih pembantu yang kurasa cocok dengan keperluan rumah ku..
sesampai disana aku dihadapkan pada sejumlah wanita yang dijejerkan oleh koordinator agen untuk dipilih...
( "wah dalam hati,kaya lagi milih wp nich pas jajan hihi" )
kemudian sambil melihat beberapa wanita dari yang dijejerkan dan....hmmmm...aku melihat salah satu gadis lumayan tinggi disana berwajah manis dan menggoda
( sesungguhnya mata gadis itu selalu melirik nakal kearahku kayak seakan akan ingin berkata duh pilih lha akuuuu...)
akhirnya kuputuskan dia menjadi pembantu rumahku...

( oh ya lupa kasih tau ternyata...gadis itu sdh menjanda ditinggal suami saat umur 20 dan sekarang berumur 22th namanya aryuna, soalnya saya menanyakan sedikit latar belakang dia pas perjalanan dimobil dan di rumah hehehe )
Kisah ini berawal setelah 5 bulan setelah dia bekerja dirumah...
saat itu aku bermaksud mandi saat pulang kerja... dan yuna sedang mengepel lantai teras depan...uh tanpa sengaja saya melihat belahan dada nya...besar nian kurang lebih ukuran 36B...bulat dan kencang abis...putih lagi...

akhirnya aku mengurungkan niat untuk mandi ( maksudnya seh mau menikmati pemandangan itu ) kemudian aku duduk di sofa sambil nonton tv dan mataku mulai melirik lirik dada dan pantat nya yang semok abis...
( uh jadi konak...sang batang pun tanpa disadari mulai naik dan mengeras )

pikiran ngeres pun mulai merasuki jiwa biadab yang biasa kulakukan saat akan "JAJAN"....hehehe aku mulai sengaja menjatuh kan rokokku dekat yuna saat ngepel...dan dengan sengaja aku membungkuk dan mendekatkan kepala ku untuk hanya dapat mencium bau nya..( uuughhhh nikmat wangi yang menggoda...bau keringat yang membuat makin nafsu )...
setelah ku ambil rokok ku,aku berjalan ke kamar mandi untuk mendinginkan kepala ku serta niat ku untuk ML dgn nya...kusiram kepala dan badan untuk mandi... ( oh iya kamar mandi hanya ditutupi kaca film hitam saja ) tak lama aku merasa aneh..seperti ada bayangan yang sedang mengintaiku...hmmm..ternyata yuna pembantuku sedang mengintip aku saat mandi waktu itu...hmmm ( asik kata hati ku...ayo lihat aku mandi..) sengaja aku mulai mengosokan batangku dengan sabun dan mulai onani...sambil sengaja mengeluarkan sedikit desahan agar di dengar yuna...dan arrrggghhh aku pun mencapai klimak...cairanku keluar...lalu aku mulai membersihkan batang dan tubuh ku...( tak lama aku mendengar suara langkah kaki menjauh )....
setelah selesai aku pun keluar dari kamar mandi dan melihat yuna memandangku dengan wajah merah sayu...malu...( ups ternyata aku hanya pakai handuk saja...kecil lagi handuknya ,hanya menutupi area privasiku aja )...pantas yach...hehehe..

lalu aku berjalan ke arah kamar ku dan berberbaring, kunyalakan AC dan kemudian aku memanggil yuna untuk datang kekamar guna membersihkan kamarku, diSaat itu aku sudah dikuasai nafsu untuk bersetubuh dengannya... tanpa sadar aku memandang gerak gerik nya saat membersihkan kamarku...dan memandangi dua bukit kembarnya, wow otomatis ‘si amin’ langsung bangkit dan aku terus memperhatikan pemandangan tersebut sampai akhirnya yuna menyadari bahwa aku sedang memandangi payudaranya serta gerak geriknya saat membersihkan kamarku... wajanya tersipu malu...memerah ( manis dan mengairahkan )
Itulah awal dari cerita ini. saat itu aku langsung meminta yuna untuk stop tidak melanjutkan pekerjaannya lalu memintanya memijit badanku diranjang...( oh ya aku hanya mengenakan handuk saja lho )..
berbaringlah aku diranjang..aku bilang paha ku ngilu..minta tolong diurut ( maksud hati sich laen hehehe)...
mulai lha prosesi memijat..sampai di paha atas dekat dengan selangkanganku..yuna secara tak sengaja menyenggol "si amin "..dan bijiku..aku mulai melayang dan deg deg an tanpa sadar aku mengeluarkan sedikit desahan ugh...ugh......tak lama kemudian yuna berhenti memijatku dengan kedua tangan nya yakni HANYA SATU TANGAN SAJA...sebentar....... oh my god pada saat aku menoleh kebelakang yuna sedang memasukan tangan yang satunya kedalam baju yang dipakainya sehingga BH warna merah nya dan payudarnya terlihat...( kayanya dia mulai terangsang ) aku hanya belaga diam aj...lalu sekitar 1menit...

Cerita Sek Dengan Yuna Pembantuku Yang Semok, Kami saling berpandangan dan tanpa dapat berkata apa-apa satu sama lain.
Akhirnyaaku beranikan untuk menarik tangan nya serta mencoba untuk menyentuh payudaranya serta melepas bajunya..., ternyata yuna hanya diam dan memejamkan matanya ( menikmati sentuhanku kayanya ), akhirnya aku peluk dia ( ugh tercium lho bau tubuh dan keringat nya makin napsu dah)...
Kedua tanganku secara otomatis terarah ke payudaranya yang masih tertutup BH aku mencoba mengelusnya dan menjilat luarnya kemudian berusaha memasukkan tanganku ke dalam BHnya.... Ternyata sesuai dugaan saya, putingnya sudah mengeras dan memanjang dan aku pilin ( putar kaya tunning radio ), yuna mengeluarkan suara, “Ah.. ah.. ahh..” sehingga menimbulkan rangsangan yang hebat bagi " si amin " batangku....
aku masih terus memilin putingnya sambil menciumi tengkuk dan lehernya. Adegan tersebut berlangsung selama kurang lebih 12 menit, kemudian yuna melepaskan BH nya dan mendekatkan dadanya kemuka ku..ditempelkannya diwajahku..sampai sesak rasanya ( namun nikmat )...( ditekan digoyang kiri kanan ) sambil mendesah "oughhh...ergh..."

handukku mulai dilepasnya..tangannya mulai mengelus batangku sehingga rasanya "si amin " berdenyut-denyut hebat...dan sangat terangsang hebat ( gimana ga terangsang amin di jepit pake kedua telapak tangan nya gichu lhooo diputar putar gituuu mana tuahaaaannnn makkk!!!)
Kemudian setelah puas dengan elusannya, yuna berkata, “ ukuranmu gede banget ya..tuan...enak n hangat bgt dech” ( duh kurang aja!!berani dech ni pembantu,aku kan majikan nya...) namun bodo amat lah....lalu....
Dengan posisi jongkok,yuna mulai mengocok "si amin" dan kemudian dimasukkan ke dalam mulutnya. ( blow job maannnn ) Perasaan ku makin berdebar-debar deg deg deg...dan desahan ku makin keras "erghhhh....ergh...uhhhhh" ( kulumannya yuna sangat liar dan merangsang)..."ughhh ga tahan boooo....".
yuna terus mengulum "si amin" disertai dengan meremas payudaranya sendiri.
Setelah kurang lebih 10 menit, aku angkat dia dan membaringkannya...
aku tidurkan dia di ranjang dan saya mulai menciumi dia di wajahnya, kemudian dilanjutkan dengan berpagutan, lidah kami saling memasuki mulut masing-masing, aku hisap lidahnya.... Kemudian dari ciuman ciuman tersebut mulai aku turunkan lidahku ke arah leher dan payudara. puting yang tegak menghadap ke atas itu segera saya kulum,kulahap dan ku gigit halus, yuna semakin terangsang, terlihat dari gerakan-gerakan dia yang mulai tidak teratur dan napasnya yang tersengal-sengal.
kemudian tangan kanan ku pun mulai menuju ke bagian bawah membuka celana pendek yang ia pakai...lalu tampaklah celana dalam warna putih tipis tembus pandang dengan bentuk yang sangat kecil, secara bersamaan Tangan kiri ku masih sibuk memilin putingnya,lidahku masih menghisap pusarnya serta tangan kanan ku mulai bergerilya ke bagian dalam celana dalamnya.
Begitu memasuki celana dalamnya, terasa ada bulu bulu halus yang sudah sangat basah, aku gosok-gosok terus bagian tersebut sambil saya pilin putingnya.
yuna pun mendesah..... “Ah.. shh.. shh.. enak tuan..! lebih cepat..tuuuaaan”
aku pun semakin cepat menggosokan tangan kanan ku di vaginanya.
waw kelihatannya yuna sudah hampir orgasme lalu aku segera meluncurkan mulut dan lidahku ke vaginanya ( sebelumnya celana dalamnya aku lepas donk )... Tampaklah bagian V yang sangat indah, bulu-bulu halus yang dipotong dengan rapih mengikuti jalur V-nya. aku segera menjilatii bagian tersebut dan lidahku menuju ke daerah klitorisnya, dan ku jilati dengan cepat.
yuna makin ga karuan. Menggelinjang ke sana kemari dan mengeluarkan suara-suara yang semakin keras....menjambak rambut ku...sambil berkata
“Lebih cepat tuan, lebih cepat..! Ah.. shh.. aku ga tahan lg....arrggh... udah mau keluar..!”
aku pun makin bersemangat menjilati klitorisnya sambil meremas remas payudaranya. tak lama kemudian keluarlah cairan kenikmatan dari lubang vaginanya yuna...wajah nya kelihatan sangat puas banget setelah orgasme...( asin asem rasanya lho )...
Setelah itu yuna duduk dan memintaku untuk tiduran di ranjang.....mulai mencumbu menjilati putingku....

mengulum putingku...aku mulai tak sadar hingga air liurnya membasahi putingku....ugghhh....aku sungguh terangsang...wangi keringatnya semakin membuatku bernafsu untuk menyetubuhinya...
jilatan nya semakin lama semakin naik keleherku...digerakan lidahnya kekiri kekanan....naik turun memutari seluruh leherku..sambil tangan kanan nya mulai turun ke bawah digenggam batangku...dielus kepala batangku dan memulai mengkocoki batangku..." ughhh...ah..." aku pun mulai bersuara...mendesah nikmat...dan..."emmphh.." lidahnya bergerak kebibir ku dihisapnya halus...kemudian yuna semakin bernafsu memasukan lidahnya kedalam mulutku....lidahku disedotnya kuat-kuat...sembari tangan kirinya menjambak halus rambutku...aku dibuat tak berdaya menghadapi gempuran lidahnya...

aku pun tak mau kalah...kesentuh lubang vaginanya...kumasukan telunjuk ku kedalamnya...ternyata vagina yuna sudah sangat basah...licin berlendir...aku pun nekat memasukan 2 jari ku kedalam nya...sontak yuna mengerang "aaaaahhhh....uh....aahhhh "

aku bertanya padanya " sakit yuna ?", yuna hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil mendesah..."ssshhh...terus tuan teruusss...enak tuan...jangan lepaskan..."
lalu semakin kupercepat gerakan kedua jariku...keluar masuk...cairan lendir yuna mulai mengalir membasahi telapak tangan ku...dan "ugh" leherku dicupang oleh yuna sambil digigit halus...matanya semakin sayu dan aku pun mulai mendengar nafasnya semakin memburu...

tak lama yuna berkata " tuan masukan batangnya yachhh sssshhhh...yuna udah pengen bgt....uuuuhhhhh...enak tuan...masukin yach tuan..." pintanya...
kemudian yuna mulai merubah posisinya...sekarang ia sudah berjongkok diatas batangku yang sejak tadi dikocokinya...digenggam batangku dituntun kearah vaginanya...dan dimasukan kedalam vaginanya...ia mendesah hebat.."aaaahhhhh...ssssshhh.. .emmm..."

yuna mulai memompa dan mengerakan pinggulnya kedepan kebelakang....asmbil aku memegang dadanya yang seksi...aku menikmati goyangan nya....aku mulai merasakan cairan vagina nya mulai membasahi selangkangan ku....dan "ugghhhh..." batangku diulek oleh yuna memutar...yuna semakin mendesah " aaaaaah...aah..ahhh..." merem melek..kurang lebih hampir 20 menit dia diatasku....peluh keringatnya mulai membasahi dada ku....aku pun membangunkan badanku untuk memeluknya...dan menjilati leher dan rambutnya yang mulai sedikit basah oleh keringat...uh wangi...nikmat...aku semakin bernafsu menjilati lehernya...goyangan yuna pun semakin kencang dan wajah nya semakin merah padam..nafas nya mulai tersengal sengal tertahan dan..." arrrrgggghhhh tuan..yuna mau keluar....aaaaahhhh"...teriakn ya...

...my god aku merasakan cairan hangat mengalir dan membasahi paha dan selangkanganku yuna sudah keluar....ia orgasme....dan aku pun tak mau membiarkan goyangan nya berhenti kugoyang pinggulku sedikit...kutekan pantatnya kedalam batangku..dan"shhhhh aaah " yuna mulai merasakan orgasme ke tiganya....ia memelukku dengan erat dan mulai menggigit bahuku..ohh aku dicupangnya....kemudian kepalanya langsung terkulai dibahuku...keringat nya membasahi tubuhku....sampai sepraiku pun basah.....

aku tak perduli aku semakin nafsu...kubalikan badan nya...kuangkat pantatnya...aku melihat cairan bening keluar dari vaginanya...dengan posisi tengkurup dan kepalanya terkulai di bantalku..aku mengarahkan batangku keliang vaginanya...dan jleeebb masuksudah batangku keliang yang sangat basah tersebut...Yuna hanya bisa mendesah...tak bersuara...maka mulai lha aku menggoyang pantatku maju mundur...kuputar putar ...semakin banyank cairan sisa orgasme yuna jatuh ke ranjangku...kudekatkan kepalaku ke mukanya sambil ku goyang aku mencumbunya dan kami mulai ber cipokan..." uh..uh..uh..emph..ah..ssssh terus tuan terusssss " kata yuna..tanpa ia sadari pantatnya mulai bergerak mengikuti irama goyangaan ku....

sambil dia mengoyangkan pantatnya maju mundur...aku sengaja mendiamkan pantatku untuk melihat goyangan nya....dan tangan ku mengarah ke laci kecil dekat ranjangku..kubuka...kuambil dildo pemberian temanku ( dildo yang kudapat dari teman sat ia jalan keluar negeri tadinya mau kuberikan ke mantan pacar ku ) lalu kuludahi lubang pantat yuna hingga basah sekali...dan yuna masih tak sadar ia masih terus bergoyang dan mendesah seakan akan ia sudah tak perduli apa yang ada disekitarnya....lalu aku pu mulai memasukan dildo tersebut kedalam lubang pantatnya..."aaaaaarrrrrrrgggg gghhhhhhhhhh" yuna berteriak kencang dan melengking kepalanya terangkat keatas ( aku dapat melihat peluh keringatnya mengucur di punggung nya yang seksi )...kemudian ...ia pun menoleh kebelakang dan matanya terbelalak...karena ia melihat batangku masih ada di dalam vaginanya dan batang dildo di dalam anusnya....( histerislha yuna ) "ampuuuun...tuaaannnn...sakit. ...uuuggghhhh... ...u gghhhh...aaaaahhhhh....sakiiit tt tuan ampun....."teriaknya.. aku tetap tak perduli...aku semakin cepat mengocokkan dildo tersebut dan mengoyangkan mempercepat gerakan pantatku....
" aaaahhhhhh.....sakit..sakit... aaarrrggghhh..." lama kelamaan kurang lebih 10 menit teriakan yuna berubah menjadi "...arrgghh tuan...sakit tuan....terus tuan....terussss...ssssshhhhhh nikmat tuan ....makin dalam tuan..terussss...aaahhh"...
rupanya yuna mulai daoat merasakan kenikmatan dari kedua lubang nya dimasuki oleh 2 batang yang besar....tak terasa aku makin mempercepat goyangan ku...dan aku mulai mendekati orgasme ku...

" arg...yuna aku mau keluar..." kataku...dan yuna sambil kepalanya menengadah ke langit langit kamar dengan tersengal sengal berkata" a..a.aakuu juga...tuuuannn..." arggghhh.....aargggghh...aaaaa hhhhhhhhhh" yuna mencapai orgasmenya kembali...."ughh.."
aku mulai tak tahan lagi dan...."aaarrggghhh" segera kucabut batang ku dari vaginanya..yang telah meleleh oleh cairan orgasmenya...serta kucabut juga dildo dari lubang anusnya...kukocok kocok batang ku dan kumasukan sedikit kepala batangku kedalam anusnya...dan....
"aaarrrrrrrrggghhhhhh...yu na aku keluar..........crroooooooottt t..." batangku menyemburkan cairan mani kedalam anusnya....rasanya sempit dan hangat...
kami pun terkulai diranjang........tertidur sebentar....dan mata sayu ku melihat...ranjangku dan lubang pantat yuna ada sedikit darah...tercampur oleh keringat , peluh kami serta cairan mani ku dan cairan yuna yang berceceran di sepraiku...
nikmat sekali...rasanya....aku bangkitkan sedikit badan ku..dan mencium kening nya...

Cerita Sek Dengan Yuna Pembantuku Yang Semok
ia mulai tersadar....matanya sayu...mimik mukanya sedikit meringis sakit...dipeluknya diriku dan aku berkata " enak yun?"pernah kaya gini?"
yuna hanya bisa mengelengkan badannya dan sedikit tersenyum...
maka kucium lembut bibirnya dan tersenyum sambil memandang nya..

Kumpulan Cewe Perawan

By Cerita Galau | At 06.13 | Label : | 0 Comments
Cerita Sex Terbaru 2013 - Pada suatu sore di hari libur (liburan dari kerja) aku buang waktu dengan main internet, lebih kurang satu setengah jam bermain internet, tiba-tiba terdengar suara bel. Setengah kesal aku hampiri juga pintu rumahku, dan setelah aku mengintip dari lubang kecil di pintu, kulihat tiga orang gadis. Kemudian kubuka pintu dan bertanya (maaf langsung aku terjemahkan saja ke bahasa Indonesia semua percakapan kami),Bisa saya bantu? kataku kepada mereka.Maaf, kami sangat mengganggu, kami mencari Gamha dan sudah satu jam lebih kami coba untuk telepon tapi kedengarannya sibuk terus, maka kami langsung saja datang.Yang berwajah Jepang nyerocos seperti kereta express di negerinya.Oh, soalnya saya lagi main internet, maklumlah soalnya hanya satu sambungan saja telepon saya, jawabku.Memangnya kalian tidak tahu kalau si Gamha sedang pulang kampung dua hari yang lalu? lanjutku lagi.

Kali ini yang bule berambut sebahu dengan kesal menjawab, Kurang ajar si Gamha, katanya bulan depan pulangnya, Jepang sialan tuh!Eh! Kesel sih boleh, tapi jangan bilang Jepang sialan dong. Gua tersinggung nih, yang berwajah Jepang protes.Sudahlah, memang belum rejeki kita dijajanin sama si Gamha, sekarang bule bermata biru nyeletus.Dengan setengah bingung karena tidak mengerti persoalannya, kupersilakan mereka untuk masuk. Mulanya mereka ragu-ragu, akhirnya mereka masuk juga. Iya deh, sekalian numpang minum, kata bule yang berambut panjang masih kedengaran kesalnya.

Cerita Sex Terbaru 2013 - Setelah mereka duduk, kami memperkenalkan nama kami masing-masing.Nama saya Jacky, kataku.Khira, kata yang berwajah Jepang (dan memang orang Jepang).Yang berambut panjang menyusul, Emily, (Campuran Italia dengan Inggris).Saya Eve, gadis bermata biru ini asal Jerman.Jacky, kamu berasal dari mana? lanjutnya.Jakarta, Indonesia, jawabku sambil menuju ke lemari es untuk mengambilkan minuman sesuai permintaan mereka.Sekembalinya saya ke ruang tamu dimana mereka duduk, ternyata si Khira dan Eve sudah berada di ruang komputer saya, yang memang bersebelahan dengan ruang tamu dan tidak dibatasi apa-apa.Aduh, panas sekali nich?! si Emily ngedumel sambil membuka kemeja luarnya.

Memang di awal bulan Desember lalu, Australia ini sedang panas-panasnya. Aku tertegun sejenak, karena bersamaan dengan aku meletakkan minuman di atas meja, Emily sudah melepaskan kancing terakhirnya. Sehingga dengan jelas dapat kulihat bagian atas bukit putih bersih menyembul, walaupun masih terhalangi kaos bagian bawahnya. Tapi membuatku sedikit menelan ludah. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara si Eve,Jacky, boleh kami main internetnya?Silakan, jawabku.Aku tidak keberatan karena aku membayar untuk yang tidak terbatas penggunaannya.Mau nge-chat yah? tanyaku sambil tersenyum pada si Emily.Ah, paling-paling mau lihat gambar gituan, lanjut Emily lagi.Eh, kaliankan masih di bawah umur? kataku mencoba untuk protes.Paling umur kalian 17 tahun kan? sambungku lagi.

Khira menyambut, Tahun ini kami sudah 18 tahun. Hanya tinggal beberapa bulan saja. Aku tidak bisa bilang apa-apa lagi. Baru saja aku ngobrol dengan si Emily, si Eve datang lagi menanyakan, apa saya tahu site-nya gambar gituan yang gratis. Lalu sambil tersenyum saya hampiri komputer, kemudian saya ketikkan salah satu situs seks anak belasan tahun gratis kesukaanku. Karena waktu mengetik sambil berdiri dan si Khira duduk di kursi meja komputer, maka dapat kulihat dengan jelas ke bawah bukitnya si Khira yang lebih putih dari punyanya si Emily. Barangku terasa berdenyut. Setengah kencang. Setelah gambar keluar, yang terpampang adalah seorang negro sedang mencoba memasuki barang besarnya ke lubang kecil milik gadis belasan. Sedangkan mulut gadis itu sudah penuh dengan barang laki-laki putih yang tak kalah besar barangnya dengan barang si negro itu. Terasa barangku kini benar-benar kencang karena nafsu dengan keadaan. Si Emily menghampiri kami berada, karena si Eve dan Khira tertawa terbahak-bahak melihat gambar itu. Aku mencoba menghindar dari situ, tapi tanpa sengaja sikut Khira tersentuh barangku yang hanya tertutup celana sport tipis. Baru tiga langkah aku menghindar dari situ, kudengar suara tawa mereka bertambah kencang, langsung aku menoleh dan bertanya, Ada apa? Eve menjawab, Khira bilang, sikutnya terbentur barangmu, katanya.

Cerita Sex Terbaru 2013 - Aku benar-benar malu dibuatnya. Tapi dengan tersenyum aku menjawab, Memangnya kenapa, kan wajar kalau saya merasa terangsang dengan gambar itu. Itu berarti aku normal. Kulihat lagi mereka berbisik, kemudian mereka menghampiriku yang sedang mencoba untuk membetulkan letak barangku. Si Eve bertanya padaku sambil tersipu,Jacky, boleh nggak kalau kami lihat barangmu?Aku tersentak dengan pertanyaan itu.Kalian ini gila yah, nanti aku bisa masuk penjara karena dikira memperkosa anak di bawah umur.(Di negeri ini di bawah 18 tahun masih dianggap bawah umur).Kan tidak ada yang tahu, lagi pula kami tidak akan menceritakan pada siapa-siapa, sungguh kami janji, si Emily mewakili mereka.Please Jacky! sambungnya.Oke, tapi jangan diketawain yah! ancamku sambil tersenyum nafsu.

Dengan cepat kuturunkan celana sport-ku dan dengan galak barangku mencuat dari bawah ke atas dengan sangat menantang. Lalu segera terdengar suara terpekik pendek hampir berbarengan.Gila gede banget! kata mereka hampir berbarengan lagi.Nah! Sekarang apa lagi? tanyaku.Tanpa menjawab Khira dan Emily menghampiriku, sedangkan Eve masih berdiri tertegun memandang barangku sambil tangan kanannya menutup mulutnya sedangkan tangan kirinya mendekap selangkangannya. Boleh kupegang Jack? tanya Khira sambil jari telunjuknya menyentuh kepala barangku tanpa menunggu jawabanku. Aku hanya bisa menjawab, Uuuh karena geli dan nikmat oleh sentuhannya. Sedang Eve masih saja mematung, hanya jari-jari tangan kirinya saja yang mulai meraih-raih sesuatu di selangkangannya. Lain dengan Emily yang sedang mencoba menggenggam barangku, dan aku merasa sedikit sakit karena Emily memaksakan jari tengahnya untuk bertemu dengan ibu jarinya. Tiba-tiba Emily, hentikan kegiatannya dan bertanya padaku, Kamu punya film biru Jack? Sambil terbata-bata kusuruh Eve untuk membuka laci di bawah TV-ku dan minta Eve lagi untuk masukan saja langsung ke video.

Cerita Sex Terbaru 2013 - Waktu mulai diputar gambarnya bukan lagi dari awal, tapi sudah di pertengahan. Yang tampak adalah seorang laki-laki 60 tahun sedang dihisap barangnya oleh gadis belasan tahun. Kontan saja si Eve menghisap jarinya yang tadinya dipakai untuk menutup mulut sedangkan jari tangan kirinya masih kembali ke tugasnya. Pandanganku sayup, dan terasa benda lembut menyapu kepala barangku dan benda lembut lainnya menyapu bijiku. Aku mencoba untuk melihat ke bawah, ternyata lidah Khira di bagian kepala dan lidah Emily di bagian bijiku.Uuh ssshh uuuhh ssshhh aku merasa nikmat.Kupanggil Eve ke sampingku dan kubuka dengan tergesa-gesa kaos dan BH-nya. Tanpa sabar kuhisap putingnya dan segera terdengar nafas Eve memburu.Jacky ooohh Jacky terusss ooohhh nikmat Eve terdengar.Kemudian terasa setengah barangku memasuki lubang hangat, ternyata mulut Khira sudah melakukan tugasnya walaupun tidak masuk semua tapi dipaksakan olehnya.Slep slep chk chkItulah yang terdengar paduan suara antara barangku dan mulut Khira. Emily masih saja menjilat-jilat bijiku.

Cerita Sex Terbaru 2013 - Dengan kasar Eve menarik kepalaku untuk kembali ke putingnya. Kurasakan nikmat tak ketulungan. Kuraih bahu Emily untuk bangun dan menyuruhnya untuk berbaring di tempat duduk panjang. Setelah kubuka semua penghalang kemaluannya langsung kubuka lebar kakinya dan wajahku tertanam di selangkangannya.Aaahhh Jacky aaahhh enak Jacky teruskan aaahhh terussss Jacky! jerit Emily.Ternyata Eve sudah bugil, tangannya dengan gemetar menarik tanganku ke arah barangnya. Aku tahu maksudnya, maka langsung saja kumainkan jari tengahku untuk mengorek-ngorek biji kecil di atas lubang nikmatnya. Terasa basah barang Eve, terasa menggigil barang Eve.Aaaahhh Eve sampai puncaknya.

Aku pun mulai merasa menggigil dan barangku terasa semakin kencang di mulut Khira, sedangkan mulutku belepotan di depan barang Emily, karena Emily tanpa berteriak sudah menumpahkan cairan nikmatnya. Aku tak tahan lagi, aku tak tahan lagi, Aahhh Sambil meninggalkan barang Emily, kutarik kepala Khira dan menekannya ke arah barangku. Terdengar, Heeerrkk Rupanya Khira ketelak oleh barangku dan mencoba untuk melepaskan barangku dari mulutnya, tapi terlambat cairan kentalku tersemprot ke tenggorokannya. Kepalanya menggeleng-geleng dan tangannya mencubit tanganku yang sedang menekan kepalanya ke arah barangku. Akhirnya gelengannya melemah Khira malah memaju mundurkan kepalanya terhadap barangku. Aku merasa nikmat dan ngilu sekali, Sudah sudah aku ngiluuu sudah pintaku. Tapi Khira masih saja melakukannya. Kakiku gemetar, gemetar sekali. Akhirnya kuangkat kepala Khira, kutatap wajahnya yang berlumuran dengan cairanku. Khira menatapku sendu, sendu sekali dan kudengar suara lembut dari bibirnya, I Love you, Jacky! aku tak menjawab. Apa yang harus kujawab! Hanya kukecup lembut keningnya dan berkata, Thank you Khira!

Kamis, 07 Maret 2013

Cerita ML Terbaru

By Cerita Galau | At 01.06 | Label : | 1 Comments
Namaku sebut saja tanti, tinggiku 156cm dgn berat 47kg bra 34B. Aku kuliah di sebuah PTN di kota sby, awal mula petualangan sex yg kualami saat aku pacaran dgn cwok satu gereja yg mulanya kunilai cukup menyenangkan. Aku hanya tinggal berdua dgn kakakku krn ortuku tugas luar kota&tinggal disana. minggu pertama jadian kami lewati dengan wajar, minggu kedua kami ciuman buat yg pertama kali. Di minggu ketiga inilah awal mula semua terjadi, saat itu kami pulang dari nge-date.dirumah yg aku hanya tinggal berdua, hari itu kebetulan kakakku sedang keluar kota dengan teman-temannya sehingga hari itu aku sendirian dirumah. Saat itu aku sampai rumah pukul 7 malam, kami pun masuk kerumah, sambil berisitrahat kami menonton tv. Cowokku mendekatiku dan mencium bibirku, kami ciuman cukup lama sehingga dari ciuman ini aku merasa CD ku basah, tangan cowokku mulai meremas toketku dari luar, krn sensasi yg luar biasa aku biarkan dia meremas&mengelus toketku dari luar kaosku. Remasan berlanjut ke dalam kaos, kemudian didalam BH ku, dia memilin putingku sampai aku merasa sangat nikmat. Tak berhenti disitu saja, dia pun melepas kaosku kemudian BH ku lalu menjilat&menghisap putingku. Aku sangat terangsang dan menikmatinya, ternyata tangannya masuk ke dalam CD ku&memainkan klitorisku sampai aku mendesah tak karuan. Aku terbuai dengan perlakuannya dan mengajaknya ke kamarku. Disana dia melucuti jeans&CD ku sehingga aku bugil, tanpa dikomando dia pun segera melucuti semua pakaiannya sampai baru pertama kali aku lihat kemaluan lelaki secara langsung. Terlihat sangat tegang, tegak&keras banget, dia membimbing tanganku untuk mengocok penisnya, setelah 5menit dia menurunkan kepalaku dan memasukkan penisnya di mulutku serta menggerakkannya maju-mundur. Agak aneh rasanya krn baru pertama kali aku melakukannya, setelah itu dia menjilati klitorisku. "aaaahhhh...mmmmhhh"aku mendesah tak karuan sampai aku orgasme untuk pertama kalinya. Dia pun berganti posisi dan membimbing penisnya untuk masuk ke dalam vaginaku, sakit&perih saat dia memasukkan penisnya secara paksa,tp sakit yg sebentar itu tergantikan dengan nikmat yg sangat setelah 10menit dia memompa vaginaku. Sampai aku mencapai orgasme yg kedua kalinya dan dia mencabut penisnya lalu menyemprotkan spermanya di toketku. Aku pun memintanya menginap di rumahku, dengan senang hati dia menerimanya.setelah kejadian itu kami pun sering melakukan sex dirumahku, bahkan kami pernah melakukannya di berbagai tempat. Di toilet SPBU, di parkiran mobil salah satu plasa, bahkan di tempat yg sepi di pinggiran kota. Aku pun sampai menggunakan obat anti hamil krn cowokku menolak memakai kondom&slalu mengeluarkan di dalam vaginaku, koleksi video mesum kami pun sangat banyak, kami sering merekam adegan sex melalui kamera HP. 6 bulan berjalan, saat liburan semester dia mengajakku keluar kota ke batu malang. Aku diajak dengan alasan refreshing&ada temen yg telah menyewa vila disana untuk liburan, sesampainya disana aku sempat kaget krn kulihat ada 8 cowok tanpa seorang cewek pun. Mereka ramah menyambut kami, aku gak berpikir macam-macam krn kupikir ada orang yg kusayang yg akan jagain aku. kami pun bersenang-senang, sampai malam pun tiba. Kami menonton fast furioust 5 beramai-ramai sambil menikmati jack D, chevas, vodka,dll Krn terlalu banyak minum aku pun mabuk dan tertidur, paginya aku terbangun dengan telanjang di atas ranjang. Mulut, perut, toket, vagina&anusku penuh dgn sperma yg mengering. Lubang anusku pun terasa sangat perih, aku bangun dengan kebingungan. Krn di kamar itu aku cuma sendirian, tak lama kemudian salah satu teman cowokku yg bernama nico membuka pintu "eh..si cantik sudah bangun" katanya mengagetkanku Aku yg kebingungan segera mengambil bantal dan kugunakan buat menutup toket&vaginaku. "kok ditutup, kan sayang kalau pemandangan indah seperti itu ditutupi"dia pun tertawa "uda bangun beib?" tiba-tiba cowokku pun datang dengan muka tak bersalah "apa-apaan sih? kamu sudah gila ya" kataku dengan nada marah "gak kok, masih waras. Sekarang mandi yuk, biar g belepotan sperma" dia menjawab dengan santai Dia pun segera menggendong paksa, aku memukul&menampar mukanya.


Tp dia hanya tersenyum, dikamar mandi sudah ada temen-temen yg lain. Saat aku berontak, jono segera mengeluarkan handycam&memperlihatkan saat aku disalome tadi malam, dia mengancam akan menyebarkan rekaman itu bila aku tidak menuruti perintah mereka. Dengan terpaksa aku pun hanya bisa diam saat mereka memandikanku sambil meremas toket,pantat& sesekali memasukkan jari mereka kedalam vaginaku.aku sempat terangsang tapi aku tahan agar harga diriku tidak jatuh didepan mereka, selesai mandi aku pun mereka paksa agar mau makan. Aku hanya diam saja saat itu sambil memandang marah kearah cowokku yg tega memperlakukanku seperti ini. Setelah makan, mereka membiarkanku selama 2jam dengan meninggalkanku bermain bilyar. Aku berencana mau kabur, tp pintu vila mereka kunci. Saat hendak kabur lewat jendela salah satu dari mereka mengancam akan menyebar rekaman handycam melalui internet&disebar ke teman kampus. Aku urungkan niat&menangis di dalam kamar, aku pun tertidur sampai aku merasa ada yg mengulum bibir&meremas payudaraku. "uda cukup kan tidurnya? Ayo sekarang kita bersenang-senang" kata roy Aku mengacuhkannya,tp dia mengancamku dengan ancaman yg sama. Roy membawaku ke ruang bilyard, disana cowokku temannya sudah menungguku. Mereka pun memutar musik&menyuruhku melucuti pakaianku dengan gaya striptease. "lakukan atau besok kamu akan jd cewek terkenal di internet"ancam cowokku Aku pun mulai menggoyangkan tubuhku perlahan sambil membuka pakaian satu persatu, mereka menyoraki sampai beberapa dari mereka meraba&mengelus tubuhku. Jono yg sedari td merekam kemudian melepas celana kolornya, dia pun memintaku untuk mengoral penisnya. Teman-teman yg lain pun segera melucuti baju mereka, cowokku pun datang dengan membawa susu kental manis sachet dan melumuri penisnya dengan itu. Dengan kasar dia menjambak rambutku dan memasukkan penisnya dalam mulutku. Krn jengkel aku gigit penisnya, dia pun menamparku sampai aku terjatuh ke lantai. Aku pun menangis, tp mereka malah terangsang ketika melihatku menangis menahan sakit. Cowokku menjambak rambutku dan memerintahkan agar aku mengoralnya seperti biasanya, posisiku yg menungging membuat beberapa temannya iseng dengan memasukkan stik bilyard kedalam vaginaku, saat melihat stik itu basah mereka tertawa. "ini perek ternyata menikmati jg" roy meledekku kemudian terbahak-bahak dgn yg lainnya. Mereka pun segera mengambil stik golf lg kemudian memasukkannya ke lubang anusku, vagina&lubang anusku pun mereka buat mainan dengan stik itu. Aku teriak kesakitan saat mereka menyodokkan dengan kasar, mereka malah tertawa seakan hal itu lucu. Stik itu pun segera berganti dengan penis mereka, aku merasakan kenikmatan yg belum pernah aku rasakan sebelumnya. Sampai aku mendesah nikmat secara tak sadar, aku pun mulai sangat menikmati sehingga tak terasa 3 kali aku orgasme. Mereka menggilir mulut, vagina&anusku lalu menyemprotkan sperma di mukaku secara bergantian. 12 kali aku orgasme sampai aku tidur kelelahan. Malamnya aku terbangun, tubuhku sudah bersih, sepertinya mereka memandikanku. Di meja kulihat sudah ada makanan, krn kelaparan aku pun segera memakannya. Sempat kaget saat aku lihat saat itu aku menggunakan thong dan BH yg cukup seksi, lebih terkejut lagi saat 1jam kemudian cowokku masuk ke kamar dengan 6 org temannya yg aku blm prnh lihat sebelumnya. Jujur aku mulai menikmati sex dengan lebih dari 1 orang, tp aku tetap jaim dengan hanya diam saja. "wow..kayak mimpi nih, di tempat dingin ada cewek seksi yg siap dinikmatin" kata temen cowokku yg aku gak kenal Aku lbh banyak diam, mereka langsung menggerayangi tubuhku sambil membuka baju mereka. Cowokku merekam kejadian itu, sekarang teman-teman yg lain ikutan masuk kamar. Dalam pikiranku aku sangat senang krn 14 orang akan melumatku sampai lemas terpuaskan.



Malam itu aku dijadikan budak sex, boneka sex, mainan sex atau apalah namanya. Mereka memainkanku dengan berbagai posisi, saat orgasme yg ke 14 aku tak kuat lg. Tubuhku sangat lemas sekaligus sangat puas, tak kuhiraukan mereka yg memperlakukanku seperti pelacur. Paginya kami bersiap-siap pulang, mereka pun mengancam dengan ancaman yg sama agar kapanpun mereka butuh pemuas nafsu, aku hrs mau menuruti kemauan mereka. Tak jarang aku dijadikan suguhan saat mereka menonton bola beramai-ramai, sering pula aku menjadi budak sex salah satu dari mereka. Sampai aku sangat menikmati dan keranjingan disetubuhi lebih dari 5 orang. Dimalam tahun baru 2012 mereka membawaku ke rumah salah satu temannya, disana mereka pesta miras. Setelah pukul 12malam bergiliran mereka menyetubuhiku, malam itu rekor pertamaku melayani 34 lelaki sampai aku pingsan krn tak terhitung lg berapa kali aku orgasme&terbangun sore harinya dengan tubuh penuh sperma. Sampai saat ini pun aku masih menjadi pelacur mereka, aku menikmatinya. Bahkan seringkali aku yg meminta untuk mereka layani, kejadian yg awal mulanya kulakukan dgn terpaksa. Kini kulakukan dengan penuh semangat, krn aku sangat menikmatinya. Seringkali mereka menggarapku beramai-ramai atau sendiri-sendiri, demi nilai IPK pun tak jarang dosenku aku beri servis khusus agar mereka mau memberiku nilai ujian yg bagus. Saking kecanduannya diriku dengan sex, teman-teman kakakku pun banyak yg sudah merasakan tubuhku. Perlakuan aneh-aneh para lelaki membuat sangat terangsang, tak terhitung brp banyak sperma yg tertelan dan menyemprot vagina, anus serta tubuhku.

Cerita Ngentot Anak Perawan

By Cerita Galau | At 01.03 | Label : | 0 Comments
Tolong Di peNGAngi DOnkss
Foto: Tolong Di peNGAngi DOnkss 
 
 
  walau pun ira kesal ini cerita untuk kalian......
Cerita Seks Dengan Ibu Guru SMU

Rina adalah seorang guru sejarah di smu. Umurnya 30 tahun, cerai tanpa anak. Kata orang dia mirip Demi Moore di film Striptease. Tinggi 170, 50 kg, dan 36B. Semua murid-muridnya, terutama yang laki-laki pengin banget melihat tubuh polosnya.

Suatu hari Rina terpaksa harus memanggil salah satu muridnya ke rumahnya, untuk ulangan susulan. Si Anto harus mengulang karena ia kedapatan menyontek di kelas. Anto juga terkenal karena kekekaran tubuhnya, maklum dia sudah sejak SD bergulat dengan olah raga beladiri, karenanya ia harus menjaga kebugaran tubuhnya.

Bagi Rina, kedatangan Anto ke rumahnya juga merupakan suatu kebetulan. Ia juga diam-diam naksir dengan anak itu. Karenanya ia bermaksud memberi anak itu 'pelajaran' tambahan di Minggu siang ini."Sudah selesai Anto?", Rina masuk kembali ke ruang tamu setelah meninggalkan Anto selama satu jam untuk mengerjakan soal-soal yang diberikannya."Hampir bu""Kalau sudah nanti masuk ke ruang tengah ya saya tinggal ke belakang..""Iya..""Bu Rina, Saya sudah selesai", Anto masuk ke ruang tengah sambil membawapekerjaannya."Ibu dimana?""Ada di kamar.., Anto sebentar ya", Rina berusaha membetulkan t-shirtnya. Ia sengaja mencopot BH-nya untuk merangsang muridnya itu. Di balik kaus longgarnya itu bentuk payudaranya terlihat jelas, terlebih lagi puting susunya yang menyembul.

Begitu ia keluar, mata Anto nyaris copot karena melotot, melihat tubuh gurunya. Rina membiarkan rambut panjangnya tergerai bebas, tidak seperti biasanya saat ia tampil di muka murid-muridnya."Kenapa ayo duduk dulu, Ibu periksa.."Muka Anto merah karena malu, karena Rina tersenyum saat pandangannya terarah ke buah dadanya."Bagus bagus..., Kamu bisa gitu kok pakai menyontek segala..?""Maaf Bu, hari itu saya lupa untuk belajar..""oo..., begitu to?""Anto kamu mau menolong saya?", Rina merapatkan duduknya di karpet ke tubuh muridnya."Apa Ibu?", tubuh Anto bergetar ketika tangan gurunya itu merangkul dirinya, sementara tangan Rina yang satu mengusap-uasap daerah 'vital' nya."Tolong Ibu ya..., dan janji jangan bocorkan pada siapa--siapa"."Tapi tapi..., Saya"."Kenapa?, oo..., kamu masih perawan ya?".Muka Anto langsung saja merah mendengar perkataan Rina"Iya""Nggak apa-apa", Ibu bimbing ya.

Rina kemudian duduk di pangkuan Anto. Bibir keduanya kemudian saling berpagutan, Rina yang agresif karena haus akan kehangatan dan Anto yang menurut saja ketika tubuh hangat gurunya menekan ke dadanya. Ia bisa merasakan puting susu Rina yang mengeras. Lidah Rina menjelajahi mulut Anto, mencari lidahnya untuk kemudian saling berpagutan bagai ular.

Setelah puas, Rina kemudian berdiri di depan muridnya yang masih melongo. Satu demi satu pakaiannya berjatuhan ke lantai. Tubuhnya yang polos seakan akan menantang untuk diberi kehangatan oleh perjaka yang juga muridnya ini."Lepaskan pakaiannmu Anto", Rina berkata sambil merebahkan dirinya di karpet. Rambut panjangnya tergerai bagai sutera ditindihi tubuhnya."Ahh cepat Anto", Rina mendesah tidak sabar.

Anto kemudian berlutut di samping gurunya. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Pengetahuannya tentang seks hanya di dapatnya dari buku dan video saja."Anto..., letakkan tanganmu di dada Ibu",Dengan gemetar Anto meletakkan tangannya di dada Rina yang turun naik. Tangannya kemudian dibimbing untuk meremas-remas payudara Rina yang montok itu."Oohh..., enakk..., begitu caranya..., remas pelan-pelan, rasakan putingnya menegang.." Dengan semangat Anto melakukan apa yang gurunya katakan."Ibu..., Boleh saya hisap susu Ibu?".Rina tersenyum mendengar pertanyaan muridnya, yang berkata sambil menunduk, "Boleh..., lakukan apa yang kamu suka".

Tubuh Rina menegang ketika merasakan jilatan dan hisapan mulut pemuda itu di susunya. Perasaan yang ia pernah rasakan 3 tahun lalu saat ia masih bersama suaminya."Oohh..., jilat terus sayang..., ohh", Tangan Rina mendekap erat kepala Anto ke payudaranya.

Anto semakin buas menjilati puting susu gurunya tersebut, mulutnya tanpa ia sadari menimbulkan bunyi yang nyaring. Hisapan Anto makin keras, bahkan tanpa ia sadari ia gigit-gigit ringan puting gurunya tersebut."mm..., nakal kamu", Rina tersenyum merasakan tingkah muridnya itu."Sekarang coba kamu lihat daerah bawah pusar Ibu".Anto menurut saja. Duduk diantara kaki Rina yang membuka lebar. Rina kemudian menyandarkan punggungya pada dinding di belakangnya."Coba kamu rasakan", ia membimbing telunjuk Anto memasuki vaginanya."Hangat Bu.."Bisa kamu rasakan ada semacam pentil...?""Iya..""Itu yang dinamakan kelentit, itu adalah titik peka cewek juga. Coba kamu gosok-gosok"Pelan-pelan jari Anto mengusap-usap clitoris yang mulai menyembul itu."Terus..., oohh..., ya..., gosok..., gosok", Rina mengerinjal-gerinjal keenakan ketika clitorisnya digosok-gosok oleh Anto."Kalo diginiin nikmat ya Bu?", Anto tersenyum sambil terus menggosok-gosok jarinya."Oohh..., Antoo..., mm", tubuh Rini telah basah oleh peluh, pikirannya serasa di awang-awang, sementara bibirnya merintih-rintih keenakan.

Tangan Anto semakin berani mempermainkan clitoris gurunya yang makin bergelora dirangsang birahi. Nafasnya yang semakin memburu pertanda pertahanan gurunya akan segera jebol."Ooaahh..., Anntoo", Tangan Rina mencengkeram pundak muridnya, sementara tubuhnya menegang dan otot-otot kewanitaannya menegang. Matanya terpejam sesaat, menikmati kenikmatan yang telah lama tidak dirasakannya."Hmm..., kamu lihai Anto..., Sekarang..., coba kamu berbaring".Anto menurut saja. Penisnya segera menegang ketika merasakan tangan lembut gurunya."Wah..., wahh.., besar sekali", tangan Rina segera mengusap-usap penis yang telah mengeras tersebut.

Segera saja benda panjang dan berdenyut-denyut itu masuk ke mulut Rina. Ia segera menjilati penis muridnya itu dengan penuh semangat. Kepala penis muridnya itu dihisapnya keras-keras, sehingga Anto merintih keenakan."Ahh..., enakk...,enakk", Anto tanpa sadar menyodok-nyodokkan pinggulnya untuk semakin menekan penisnya makin ke dalam kuluman Rina. Gerakannya makin cepat seiring semakin kerasnya hisapan Rina."oohh Ibu..., Ibbuu"Muncratlah cairan mani Anto di dalam mulut Rina, yang segera menjilati cairan itu hingga tuntas."Hmm..., manis rasanya Anto", Rina masih tetap menjilati penis muridnya yang masih tegak."Sebentar ya aku mau minum dulu".

Ketika Rina sedang membelakangi muridnya sambil menenggak es teh dari kulkas. Tiba-tiba ia merasakan seseorang mendekapnya dari belakang."Anto..., biar Ibu minum dulu"."Tidak..., nikmati saja ini", Anto yang masih tegang berat mendorong Rina ke kulkas.Gelas yang dipegang rina jatuh, untungnya tidak pecah. Tangan Rina kini menopang tubuhnya ke permukaan pintu kulkas."Ibu..., sekarang!""Ahhkk", Rina berteriak, saat Anto menyodokkan penisnya dengan keras ke liang vaginanya dari belakang. Dalam hatinya ia sangat menikmati hal ini, pemuda yang tadinya pasif berubah menjadi liar."Antoo..., enakk..., ohh..., ohh". Tubuh Rina bagai tanpa tenaga menikmati kenikmatan yang tiada taranya. Tangan Anto satu menyangga tubuhnya, sementara yang lain meremas payudaranya. Dan penisnya yang keras melumat liang vaginanya."Ibu menikmati ini khan", bisik Anto di telinganya"Ahh..., hh", Rina hanya merintih, setiap merasakan sodokan keras dari belakang."Jawab..., Ibu", dengan keras Anto mengulangi sodokannya."Ahh...,iyaa""Anto..., Anto jangann..., di dal.. La" belum sempat ia meneruskan kalimatnya, Rina telah merasakan cairan hangat di liang vaginanya menyemprot keras. Kepalang basah ia kemudian menyodokkan keras pinggulnya."Uuhgghh", penis Anto yang berlepotan mani itupun amblas lagi ke dalam liang Rina."Ahh".

Kedua insan itupun tergolek lemas menikmati apa yang baru saja mereka rasakan.

Setelah kejadian dengan Anto, Rina masih sering bertemu dengannya guna mengulangi lagi perbuatan mereka. Namun yang mengganjal hati Rina adalah jika Anto kemudian membocorkan hal ini ke teman-temannya.

Ketika Rina berjalan menuju mobilnya seusai sekolah bubar, perhatiannya tertumbuk pada seorang muridnya yang duduk di sepeda motor di samping mobilnya, katakanlah dia Reza. Ia berbeda dengan Anto, anaknya agak pembuat onar jika di kelas, kekar dan nakal. Hatinya agak tidak enak melihat situasi ini."Bu Rina salam dari Anto", Reza melemparkan senyum sambil duduk di sepeda motornya."Terima kasih, boleh saya masuk", Ia harus berkata begitu karena sepeda motor Reza menghalangi pintu mobilnya."Boleh..., boleh Bu saya juga ingin pelajaran tambahan seperti Anto."Langkah Rina terhenti seketika. Namun otaknya masih berfungsi normal, meskupun sempat kaget."Kamu kan nilainya bagus, nggak ada masalah kan..", sambil duduk di balik kemudi."Ada sedikit sih kalau Ibu nggak bisa mungkin kepala guru bisa membantu saya, sekaligus melaporkan pelajaran Anto", Reza tersenyum penuh kemenangan."Apa hubungannya?", Keringat mulai menetes di dahi Rina."Sudahlah kita sama-sama tahu Bu. Saya jamin pasti puas".

Tanpa menghiraukan omongan muridnya, Rina langsung menjalankan mobilnya ke rumahnya. Namun ia sempat mengamati bahwa muridnya itu mengikutinya terus hingga ia menikung untuk masuk kompleks perumahan.Setelah mandi air hangat, ia bermaksud menonton TV di ruang tengah. Namun ketika ia hendak duduk pintu depan diketuk oleh seseorang. Rina segera menuju pintu itu, ia mengira Anto yang datang. Ternyata ketika dibuka"Reza! Kenapa kamu ngikuutin saya!", Rina agak jengkel dengan muridnya ini."Boleh saya masuk?"."Tidak!"."Apa guru-guru perlu tahu rahasiamu?"."!!"dengan geram ia mempersilakan Reza masuk."Enak ya rumahnya, Bu", dengan santainya ia duduk di dekat TV. "Pantas aja Anto senang di sini"."Apa hubunganmu dengan Anto?, Itu urusan kami berdua", dengan ketus Rina bertanya."Dia teman dekat saya. Tidak ada rahasia diantara kami berdua"."Jadi artinya", Kali ini Rina benar-benar kehabisan akal. Tidak tahu harus berbuat apa."Bu, kalo saya mau melayani Ibu lebih baik dari Anto, mau?", Reza bangkit dari duduknya dan berdiri di depan Rina.Rina masih belum bisa menjawab pertanyaan muridnya itu. Tubuhnya panas dingin.

Rina masih belum bisa menjawab pertanyaan muridnya itu. Tubuhnya panas dingin. Belum sempat ia menjawab, Reza telah membuka ritsluiting celananya. Dan setelah beberapa saat penisnya meyembul dan telah berada di hadapannya."Bagaimana Bu, lebih besar dari Anto khan?".Reza ternyata lebih agresif dari Anto, dengan satu gerakan meraih kepala Rina dan memasukkan penisnya ke mulut Rina."Mmpfpphh"."Ahh yaa..., memang Ibu pandai dalam hal ini. Nikmati saja Bu..., nikmat kok"Rupanya nafsu menguasai diri Rina, menikmati penis yang besar di dalam mulutnya, ia segera mengulumnya bagai permen. Dijilatinya kepala penis pemuda itu dengan semangat. Kontan saja Reza merintih keenakan."Aduhh..., nikmat sekali Bu oohh", Reza menyodok-nyodokkan penisnya ke dalam mulut Rina, sementara tangannya meremas-remas rambut ibu gurunya itu. Rina merasakan penis yang diisapnya berdenyut-denyut. Rupanya Reza sudah hendak keluar."oohh..., Ibu enakk..., enakk..., aahh".Cairan mani Reza muncrat di mulut Rina, yang segera menelannya. Dijilatinya penis yang berlepotan itu hingga bersih. Kemudian ia berdiri."Sudahh..., sudah selesai kamu bisa pulang", Namun Rina tidak bisa memungkiri perasaannya. Ia menikmati mani Reza yang manis itu serta membayangkan bagaimana rasanya jika penis yang besar itu masuk ke vaginanya."Bu, ini belum selesai. Mari ke kamar, akan saya perlihatkan permainan yang sebenarnya.""Apa! beraninya kamu memerintah!", Namun dalam hatinya ia mau. Karenanya tanpa berkata-kata ia berjalan ke kamarnya, Reza mengikuti saja.

Setelah ia di dalam, Rina tetap berdiri membelakangi muridnya itu. Ia mendengar suara pakaian jatuh, dugaannya pasti Reza sedang mencopoti pakaiannya. Ia pun segera mengikuti jejak Reza. Namun ketika ia hendak melepaskan kancing dasternya."Sini saya teruskan", ia mendengar Reza berbisik ke telinganya. Tangan Reza segera membuka kancing dasternya yang terletak di bagian depan. Kemudian setelah dasternya jatuh ke lantai, tangan itupun meraba-raba payudaranya. Rina juga merasakan penis pemuda itu diantara belahan pantatnya."Gilaa..., besar amat", pikirnya. Tak lama kemudian iapun dalam keadaan polos. Penis Reza digosok-gosokkan di antara pantatnya, sementara tangan pemuda itu meremasi payudaranya. Ketika jemari Reza meremas puting susu Rina, erangan kenikmatan pun keluar."mm oohh".Reza tetap melakukan aksi peremasan itu dengan satu tangan, sementara tangan satunya melakukan operasi ke vagina Rina."Reza..., aahh..., aahh", Tubuh Rina menegang saat pentil clitorisnya ditekan-tekan oleh Reza."Enak Bu?", Reza kembali berbisik di telinga gurunya yang telah terbakar oleh api birahi itu.

Rina hanya bisa menngerang, mendesah, dan berteriak lirih. Saat usapan, remasan, dan pekerjaan tangan Reza dikombinasi dengan gigitan ringan di lehernya. Tiba-tiba Reza mendorong tubuh Rina agar membungkuk. Kakinya di lebarkan."Kata Anto ini posisi yang disukai Ibu""Ahhkk..., hmm..., hmmpp", Rina menjerit, saat Reza dengan keras menghunjamkan penisnya ke liang vaginanya dari belakang.""Ugghh..., innii..., innii", Reza medengus penuh gairah dengan tiap hunjaman penisnya ke liang Rina. Rinapun berteriak-teriak kenikmatan, saat liang vaginanya yang sempit itu dilebarkan secara cepat."Adduuhh..., teruss.., teruss Rezaa..., oohh", Kepala ibu guru itu berayun-ayun, terpengaruh oleh sodokan Reza. Tangan Reza mencengkeram pundak Rina, seolah-olah mengarahkan tubuh gurunya itu agar semakin cepat saja menelan penisnya."Oohh Rina..., Rinnaa".Rina segera merasakan cairan hangat menyemprot di dalam vaginanya dengan deras. Matanya terpejam menikmati perasaan yang tidak bisa ia bayangkan.

Rina masih tergolek kelelahan di tempat tidur. Rambutnya yang hitam panjang menutupi bantalnya, dadanya yang indah naik-turun mengikuti irama nafasnya. Sementara itu vaginanya sangat becek, berlepotan mani Reza dan maninya sendiri. Reza juga telajang bulat, ia duduk di tepi tempat tidur mengamati tubuh gurunya itu. Ia kemudian duduk mendekat, tangannya meraba-raba liang vagina Rina, kemudian dipermainkannya pentil kelentit gurunya itu."mm capek..., mm", bibir Rina mendesah saat pentilnya dipermainkan. Sebenarnya ia sangat lelah, tapi perasaan terangsang yang ada di dalam dirinya mulai muncul lagi. Dibukanya kakinya lebar-lebar sehingga memberikan kemudahan bagi Reza untuk memainkan clitorisnya."Rezz aahh", Tubuh Rina bergetar, menggelinjang-gelinjang saat Reza mempercepat permainan tangannya."Bu..., balik..., Reza pengin nih""Nakal kamu ahh", dengan tersenyum nakal, Rina bangkit dan menungging. Tangannya memegang kayu dipan tempat tidurnya. Matanya terpejam menanti sodokan penis Reza. Reza meraih payudara Rina dari belakang dan mencengkeramya dengan keras saat ia menyodokkan penisnya yang sudah tegang"Adduuhh..., owwmm", Rina mengaduh kemudian menggigit bibirnya, saat lubang vaginannya yang telah licin melebar karena desakan penis Reza."Bu Rina nikmat lho vagina Ibu..., ketat", Reza memuji sambil menggoyang-goyangkan pinggulnya."mm..., aahh..., ahh..., ahhkk", Rina tidak bisa bertahan untuk hanya mendesah. Ia berteriak lirih seiring gerakan Reza. Badannya digerakkannya untuk mengimbangi serangan Reza. Kenikmatan ia peroleh juga dari remasan muridnya itu."Ayoo..., aahh.., ahh... Mm.., buat Ibu keluuaa.. Rr lagi...". Gerakan Rina makin cepat menerima sodokan Reza.

Tangan Reza beralih memegangi tubuh Rina, diangkatnya gurunya itu sehingga posisinya tidak lagi "doggy style", melainkan kini Rina menduduki penisnya dengan membelakangi dirinya. Reza kini telentang di tempat tidur yang acak-acakan dan penuh oleh mani yang mengering."Ooww..", Teriakan Rina terdengar keras saat ia tidak bisa lagi menahan orgasmenya. Tangannya mencengkeram tangan Reza, kepalanya mendongak menikmati kenikmatan yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Sementara Reza sendiri tetap menusuk-nusukkan penisnya ke vagina Rina yang makin becek."Ayoo..., makin dalam dalamm"."Ahh.., aahh..., aahh..", Rezapun mulai berteriak-teriak."Mau kelluuaarr"Rina sekali lagi memejamkan matanya, saat mani Reza menyemprot dalam liang vaginanya. Rina kemudian ambruk menindih tubuh Reza yang basah oleh keringat. Sementara diantara kaki-kaki mereka mengalir cairan hangat hasil kenikmatan mereka."Bu Rina..., sungguh luar biasa, Coba kalau Anto ada disini sekarang"."mm memangnya kamu mau apa", Rina kemudian merebahkan dirinya di samping Reza. Tangannya mengusap-usap puting Reza."Kita bisa main bertiga, pasti lebih nikmat.."Rina tidak bisa menjawab komentar Reza, sementara perasaannya dipenuhi kebingungan.

Akhirnya hari kelulusan murid klas 3 sampai juga. Dengan demikian Rina harus berpisah dengan kedua murid yang disayanginya, terlebih lagi ketika ia harus pindah ke kota lain untuk menempati pos baru di Kanwil. Karenanya ia memanggil Anto untuk datang ke rumahnya untuk memberitahukan perihal kepindahannya.Ketika seputar Indonesia mulai ditayangkan, Anto muncul. Ia langsung dipersilakan duduk."Bu, Anto kangen lho"."Iya deh..., nanti. Gini, Ibu bulan depan pindah ke kota B, soalnya akan dinaikkan pangkatnya. Jadi..., jadi..., Ibu ingin malam ini malam terakhir kita", mata Rina berkaca-kaca ketika mengucapkan itu."…………..", Anto tidak bisa menjawab. Ia kaget mendengar berita itu. Baginya Rina merupakan segalanya, terlebih lagi ia telah mendapatkan pelajaran berharga dari gurunya itu."Tapi Anto masih boleh berkirim surat kan?".Rina bisa sedikit tersenyum melihat muridnya tabah, "Iya..., boleh..., boleh"."Minum dulu Nto, ada es teh di meja makan. Kalau sudah nonton VCD di kamar yaa", Rina mengerling nakal ke muridnya sambil beranjak ke kamar. Di kamar ia mengganti pakaiannya dengan kimono kegemarannya, melepas BH, menghidupkan AC dan tentu saja menyetel VCD 'Kamasutra-nya Penthouse". Lalu ia tengkurap di tempat tidur sambil menonton TV.

Diluar Anto meminum es teh yang disediakan Rina dan membiarkan pintu depan tidak terkunci. Ia mempunyai rencana yang telah disusun rapi.Lalu Anto menyusul Rina ke kamar tidur. Begitu pintu dibuka ia melihat gurunya tengkurap menonton VCD dengan dibalut kimono merah tipis, lekuk tubuhnya jelas terlihat. Rambutnya yang panjang tergerai di punggungnya bagai gadis iklan shampo Pantene."Ganti pakaian itu Nto..", Rina menunjuk celana pendek dan kaos tipis yang terlipat rapi di meja riasnya.

Ketika Anto sedang mencopot celananya Rina sempat melihat penis pemuda itu menyembul di balik CD GT Man-nya. Setelah selesai Anto juga tengkurap di samping Rina."Sudah liat film ini belum? Bagus lho untuk info posisi-posisi ngesex"."Belum tuh...", Mata Anto tertuju pada posisi dimana si wanita berdiri memegang pohon sementara si pria memasukkan penisnya dari belakang, sambil meremas-remas payudara partnernya."mm..., itu posisi fave saya. Kalau kamu suka nanti CD itu bisa kamu ambil"."Thanx..", Anto kemudian mengecup pipi gurunya.

Adegan demi adegan terus bergulir, suasana pun menjadi semakin panas. Rina kini tengkurap dengan tidak lagi mengenakan selembar benangpun. Demikian pula Anto. Anto kemudian duduk di sebelah gurunya itu, dibelainya rambut Rina dengan lembut, kemudian disibakkannya ke sebelah kiri. Bibir Anto kemudian menciumi tengkuk Rina, dijilatinya rambut-rambut halus yang tumbuh lebat."aahh..."Setelah puas, Anto kemudian memberi isyarat pada Rina agar duduk di pangkuannya."Bu, biar Anto yang puasin ibu malam ini...", Bisik Anto di telinga Rina. Rina yang telah duduk di pangkuan Anto pasrah saja saat kedua tangan muridnya meremas-remas payudaranya yang liat. Kemudian ia menjerit lirih saat puting susunya mendapat remasan."Akhh...", Rina memejamkan matanya."Anto..., jilatin vagina ibu..."

Anto kemudian merebahkan Rina, dibukanya kaki gurunya itu lebar-lebar, kemudian dengan perlahan ia mulai menjilati vagina gurunya. Bau khas dari vagina yang telah basah oleh gairah itu membuat Anto kian bernafsu."oohh..., teruss..., teruuss...", Rina bergetar merasakan kenikmatan itu. Tangannya membimbing tangan Anto dalam meremasi susunya. Memberikan kenikmatan ganda."Jilatin..., pentil itu..., oohohh", Bagai dikomando Anto menjilati pentil clitoris Rina, dengan penuh semangat."Aduuhh….. Oohh…oohh…hh.. Hh…..""Anto..., massuukk".

Kaki Rina kemudian disampirkannya ke pundak, dan dengan cepat disodokkannya penisnya ke vagina Rina yang becek."mm...", Rina menggigit bibirnya. Meskipun lubang vaginanya telah licin, namun penis yang besar itu tetap saja agak kesulitan menerobos masuk."Uuhh..., masih susah juga ya Bu...", Anto sambil meringis memaju mundurkan penisnya. Ia merasakan penisnya bagai diremas-remas oleh tangan yang sangat halus saat di dalam. Tangan Rina mempermainkan puting Anto. Dengan gemas dicubitnya hingga Anto berteriak."Uhh..., nakal, Ini balasannya!", sodokan Anto makin keras, lebih keras dari saat ia memasukkan penisnya."aa...".

Tiba-tiba pintu kamar tebuka! Spontan Rina terkejut, tapi tidak bagi Anto. Reza sudah berdiri di muka pintu, senjatanya telah tegak berdiri."mm..., hot juga permainan Ibu dengan Dia, boleh saya bergabung?", Reza kemudian berjalan mendekati mereka. Rina yang hendak berdiri ditahan oleh Anto, yang tetap menjaga penisnya di dalam vagina rina."Nikmati saja..."Reza kemudian mengangkangi Rina, penisnya berada tepat di mukanya."Isap... Ayoo", sambil memasukkan penisnya. Saat itu pula Anto menghentakkan gerakannya. Saat Rina berteriak, saat itu pula penis Reza masuk."Ahh..., nikmat..", Rina merem-melek menghisap-hisap penis muridnya, sementara Anto dengan puas menggarap vaginanya."uufff..., jilatin..., jilatt", tangan Reza memegangi kepala Rina, agar semakin dalam saja mengisap penisnya.

Posisi itu tetap bertahan hingga akhirnya Anto keluar duluan. Maninya menyemprot dengan leluasa di lubang vagina gurunya yang cantik. Sementara Reza tetap mengerang-erang sambil medorong-dorong kepala Rina.Setelah Anto mengeluarkan penisnya dari vagina Rina, "Berdiri menghadap tembok Bu!"Rina masih kelelahan. Ia telah orgasme pula saat Anto keluar, namun ia tidak bisa teriak karena ada penis di mulutnya. Saat ia berdiri dengan tangan di tembok menahan tubuhnya, mani anto menetes ke lantai."mm..., Nto..., liat tuh punya kamu..", seru Reza sambil tertawa. Ia kemudian menempelkan tubuhnya ke Rina. Penisnya tepat berada di antara kedua pantat Rina."Nih Bu rasakan punya Reza juga ya".

Anto dengan santai menyaksikan temannya menggarap gurunya dari belakang. Tangan Reza memegangi pinggang Rina saat ia menyodok-nyodokkan penisnya keluar masuk dengan cepat. Saat Rina merintih-rintih menikmati permainan mereka, Anto merasakan penisnya tegang lagi. Ia tidak tahan melihat pemandangan yang sangat erotik sekali.Kedua insan itu saling mengaduh, mendesah, dan berteriak lirih seiring kenikmatan yang mereka berikan dan rasakan."ooww...", Tubuh Rina yang disangga Reza menegang, kemudian lemas. Anto menduga mereka berdua telah sampai di puncak kenikmatan. Timbul isengnya, ia kemudian mendekati mereka dan menyusup diantara Rina dan tembok. Dipindahkannya tangan Rina ke pundaknya, dan penisnya menggantikan posisi milik Reza."Anto...", Lagi-lagi Rina mendesah saat penis Anto masuk dan pinggulnya didorong oleh Reza dari belakang."Ahh.. Ahh…. Dorongg…dorongg………….""aa.. Aa... Aa"."oohhkk..., kk..., kk..", Rina berteriak keras sekali, saat dorongan Reza sangat keras menekan pinggulnya. penis Anto amblas hingga mencapai pangkalnya masuk ke vagina Rina. Saat itu pula ia merasakan penis yang berdenyut-denyut itu melepaskan muatannya untuk kedua kali.
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 
like dulu bro !